Mafindo Banten Ajak Mahasiswa Cilegon Tangkal Hoaks Kepemiluan

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, Poskotanews.co.id – Sekolah Kebangsaan yang digelar Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Banten melalui program Tular Nalar mengedukasi mahasiswa tentang bahaya hoaks pemilu.

Kegiatan yang didukung google.org dan Love Frankie ini menyasar 100 mahasiswa yang tergabung di Ikatakan Mahasiswa Cilegon (IMC) dan berlangsung di Aula Diskominfo Kota Cilegon, pada hari Sabtu, (26/10/2024).

Mafindo Banten menurunkan 10 fasilitator yang menjadi teman belajar para peserta dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang Pemilu, demokrasi, dan pengindraan hoaks. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Focus Group Discussion (FGD). Setiap 10 peserta didampingi oleh 1 fasilitator untuk memaksimalkan penyampaian materi dan menumbuhkan nalar kritis.

Baca Juga :  Desa Tanara Sukses Menggelar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 Hijriyah

Ketua Mafindo Wilayah Banten, Haris Julianto mengatakan sekolah Kebangsaan adalah pelatihan penting untuk meningkatkan ketahanan pemilih terutama pemilih pemula dari serangan hoaks. Apalagi saat ini telah memasuki musim Pilkada 2024.

“Bagaimana menyikapi hoaks yang beredar bagaimana caranya agar hoaks itu tidak langsung di sebarkan dengan cara saring sebelum sharing, jadi harus kita saring dulu sebelum sharing,” paparnya.

Haris menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan seputar pemilu, mulai dari tahapan, hoaks, hingga sanksi pemilu.

“Karena perihal hoaks ini adalah perihal sesuatu hal yang tidak bisa di anggap remeh kalau disebarkan sesuatu itu harus jelas sumbernya dan harus jelas informasinya supaya tidak menyebar ke semua orang dan tidak di salah artikan oleh semua orang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Sobirin berharap para mahasiswa bisa menjadi agent control media sosial untuk menghindari hoaks kepemiluan.

Baca Juga :  ‎Bupati Taput Resmikan Pusat Adat Simardangiang, Perkuat Identitas dan Hilirisasi Kemenyan‎

“Pointnya tadi itu berdiskusi dengan para fasilitator Mafindo mengenai Wakuncar alias waspadai kunjung cari untuk menangkal hoaks terus kacau ide berupa kacau diri kacau emosi,” ujar Sobirin.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat IMC, Arifin Solehudin menyambut baik adanya sekolah kebangsaan yang diadakan oleh Mafindo Banten dan Tular Nalar tersebut.

Menurutnya kegiatan sekolah kebangsaan ini merupakan kegiatan yang positif yang bisa menambah wawasan mahasiswa terutama tentang informasi hoaks kepemiluan.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Balaraja Polresta Tangerang Berhasil Amankan 2500 Butir Hexymer dan Tramadol

“Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada Mafindo Banten dan tim Tular Nalar, ini merupakan kegiatan positif bagi kita karena memang ini bagian dari pada penambahan wawasan bagi teman teman mahasiswa. Bagaimana temen temen mahasiswa mampu menyaring informasi dengan baik dan benar supaya tidak sembarang menerima informasi dari luar,” ujar Arifin.

Arifin berharap teman teman mahasiswa bisa menyimak dengan baik dan belajar bersama dari teman teman Mafindo Banten.

“Ini juga bentuk wujud kita untuk ikut mensukseskan pilkada serentak 2024, bagaimana kita memiliki kesamaan visi misi yang sama untuk mensukseskan pilkada ini,” pungkasnya.

(Redaksi)

Berita Terkait

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah
Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD
Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:20 WIB

Sampah Jadi Pundi Rupiah, Tri Waluyo: Pemprov DKI Tidak Boleh Takut dengan Oknum Sampah

Selasa, 21 April 2026 - 12:11 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Nias Barat, Ketua DPRD Kevin KP Waruwu Tekankan Sinergi Asta Cita dan Peningkatan PAD

Senin, 20 April 2026 - 20:58 WIB

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:19 WIB

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB