5 Orang Pelaku Pengeroyokan Dilaporkan Ke Polres Taput

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Sebanyak empat orang korban pengeroyokan oleh rombongan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Taput nomor urut 1 Satika Simamora Sarlandy Hutabarat melapor ke Polres Taput, kamis (31/10/2024).

Laporan pengaduan korban pengeroyokan sesuai dengan LP/B/ 225/ X/ 2024/ SPKT/ Polres Taput/ Polda Sumut.

Dikatakan Kasi Humas Polres Taput, pengeroyokan terjadi di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae Taput, kamis (30/10/2024) sekira pukul 23.50 wib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke 4 korban tersebut yakni David Ari Okto ( 33 ) warga Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae , Anggiat Marudut Sianturi ( 39) warga Desa Nahornop Marsada, Kecamatan Pahae Jae , Japet Sihombing ( 29 ) warga Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, dan Dede Aptermon Siregar ( 26 ) warga Desa Parbubu I, Kecamatan Tarutung, Taput.

Baca Juga :  Kapolres Metro Jakarta Utara Cek Kesiapan Pengamanan Gereja di Kelapa Gading Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Dikatakan Barimbing, dari kesaksian korban saat diambil keterangan oleh penyidik Polres, kejadian berawal ketika ke 4 korban bersama 4 orang temannya yang lain pulang dari Kecamatan Simangumban menuju Kecamatan Pahae jae dengan menggunakan mobil pribadi yang di branding gambar salah satu pasangan calon nomor urut 2 JTP-Dens.

Tepat di perjalanan didepan mobil para korban, meluncur rombongan mobil salah satu rombongan calon bupati/wakil bupati Taput nomor urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat dengan posisi satu arah Simangumban menuju Pahae Jae.

Karena mobil rombongan calon bupati/wakil bupati Taput nomor urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat agak panjang lalu mobil mereka berusaha untuk melewati untuk mempercepat perjalanan.

Baca Juga :  Tragedi Keluarga di Apartemen Teluk Intan: Misteri Terjun Tragis dari Lantai 22

Setelah beberapa mobil rombongan di lewati, tiba-tiba tepat di depan usaha Cofetta Desa Nahornop Marsada Kecamatan Pahae Jae, satu unit mobil rombongan calon bupati/wakil bupati Taput nomor urut 1 Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat langsung memepet mobil korban dan memberhentikan.

Setelah mobil korban tidak bisa bergerak lalu para pendukung calon bupati tersebut turun dan langsung memukul para korban di dalam mobil serta merusak kaca mobil yang mereka tumpangi.

Para pelaku melakukan penganiayaan tersebut mempergunakan aspak, kunci roda, kayu broti dan batu padas,” ungkap Barimbing sesuai hasil pemeriksaan korban.

Lebih lanjut dikatakan Barimbing, berdasarkan pemeriksaan korban mengenal para pelaku pengeroyokan yaitu RJS, D P, H S, H H, dan bermarga Simanjuntak.

Baca Juga :  Dukung Pembangunan Berbasis Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Pemkab Taput dan ITD Teken Kesepakatan Bersama‎

Akibat dari kejadian itu David Ari Okto mengalami luka pada bagian kepala sebanyak 8 jahitan, luka pada bagian wajah sebelah kiri, bengkak pada bagian siku sebelah kanan, memar pada bagian dada dan leher.

Dede Aptermon Siregar mengalami Luka gores pada bagian pipi sebelah kiri. Anggiat Marudut Sianturi mengalami lebam pada paha sebelah kiri dan bengkak pada wajah sebelah kanan sedangkan Japet Sihombing mengalami bengkak pada bagian kepala, luka pada pelipis kanan dan bibir.

Saat ini polisi sudah membawa ke empat korban visum di RSU Tarutung serta melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Laporan ini masih dalam proses penyelidikan polisi untuk segera bisa menetapkan tersangka, pungkas Barimbing.

Berita Terkait

Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!
Pemerintah Desa Balewondrate Serahkan Kapal Pengangkut Untuk Perkuat Ekonomi Warga Pesisir
Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede
‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi
70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎
‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI
Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:30 WIB

Blunder Legalitas Koperasi Bersama Mandiri: Terbongkar Pasca Disurati Satgasus GNP-Tipikor, Ini Faktanya!

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:01 WIB

Pemerintah Desa Balewondrate Serahkan Kapal Pengangkut Untuk Perkuat Ekonomi Warga Pesisir

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sambut HUT Bayangkara ke-80, Kapolsek Kresek Pimpin Pengecatan Jembatan di Desa Rancagede

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48 WIB

‎Lindungi Ekosistem Harangan Tapanuli, Pemkab Taput Teken MoU Dengan Dua Yayasan Konservasi

Senin, 8 Juni 2026 - 16:48 WIB

70 Kunci Huntap Dolok Nauli Diserahkan, Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan‎

Senin, 8 Juni 2026 - 10:00 WIB

‎Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 09:56 WIB

Pangdam I-BB Bersama Bupati Taput Resmikan Jembatan Siualuompu, Bukti Kolaborasi Pemerintah-TNI

Senin, 8 Juni 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

Berita Terbaru