Mintak Diusut, Proyek Kementerian PUPR Berbiaya Rp 18 M Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT SUMUT, Poskotanews.co.id– Proyek pembangunan prasarana pengendali dasar Sungai Sigeaon Berbiaya Rp 18 Miliar dari APBN 2024 Desember lalu sudah selesai dikerjakan.

Namun kini proyek yang dikelola Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Satuan Kerja (Satker) SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air Sumatera II Provinsi Sumatera Utara itu mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Dimana pengerjaan konstruksi proyek tersebut yang dikerjakan oleh PT Alam Lintas Indonesia itu dicurigai tidak sesuai dengan prosedur yang benar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan sejumlah warga sekitar proyek berharap aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut kegiatan itu.

Baca Juga :  Janji Kevin Bedah Rumah Pada Ina Rosu Gulo di Tepati

“Ini proyek dikelola Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai II, kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat tahun 2024 mesti diusut,” kata Civitas LSM Anti Korupsi Patar L Gaol kepada sejumlah wartawan di Tarutung, sabtu (22/03/2025).

Pihaknya menilai, proyek yang dikelola satker jaringan sumber air Sumatera II itu sangat rawan dari penyimpangan dan sarat dengan permainan yang dilakukan antara pihak dinas teknis dengan rekanan.

Dimana kata Patar, secara kasat mata blok beton yang dipasang pada sisi kiri dan kanan sungai banyak yang pecah diduga pengerjaannya tidak melalui prosedur yang benar.

Baca Juga :  ‎Bupati Taput Tekankan Sinergitas Pemerintah dan Gereja Dalam pembangunan SDM‎

Tadi kami sudah cek kelapangan, dimana kami melihat dan curiga proses pabrikasi blok beton yang digunakan seperti tidak memakai bathcing plant. Sehingga banyak yang sudah pecah,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya berharap sekali gus mendesak pihak penegak hukum melakukan pemanggilan terhadap pengelola maupun rekanan yang mengerjakan proyek itu.

Tujuannya kata dia bukan semata mata untuk mencari kelemahan namun lebih kepada menjaga kwalitas atau mutu beton yang dipasang sudah sesuai standar mutu yang berlaku.

Baca Juga :  BP2MI Sumut Kunjungi LPK Mori Centre Silangit Siborongborong

Karena dari pantauan kami di lapangan, sangat banyak penyimpangan. Salah satunya campuran material bangunannya diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Serta diduga telah terjadi konspirasi atara dinada pengelola dengan rekanan,” tandasnya.

Sayangya pihak pengelola kegiatan dan rekanan yang mengerjakan belum memberi keterangan resmi terkait kegiatan tersebut, lantaran kedua pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan itu saat hendak dikonfirmasi tidak berada dilokasi.

Terpisah, Humas PT. Alam Lintas Indonesia Ritchard Simanjuntak ketika dikonfirmasi menerangkan bahwa pekerjaan tersebut sudah maksimal dikerjakan.

Berita Terkait

‎Bupati Tapanuli Utara Tekankan Optimalisasi Penataan dan Penanganan Kota Tarutung‎
‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎
Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial
‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos
‎Wujudkan Taput Berkelanjutan, Pemkab Dukung Pematangan Perencanaan WA Simardangiang
‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal
Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎
‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:45 WIB

‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan‎

Jumat, 24 April 2026 - 10:45 WIB

Bea Cukai Marunda Berpartisipasi Dalam Kepedulian Sosial

Rabu, 22 April 2026 - 22:04 WIB

‎Targetkan Percepatan Sekolah Rakyat, Bupati JTP kunjungi Kemensos

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WIB

‎Wujudkan Taput Berkelanjutan, Pemkab Dukung Pematangan Perencanaan WA Simardangiang

Rabu, 22 April 2026 - 21:58 WIB

‎Pemkab Taput Apresiasi 6 Tahun Jabu Bonang Berkarya, Konsisten Angkat Potensi Lokal

Rabu, 22 April 2026 - 21:54 WIB

Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Tapanuli Utara Usulkan Penguatan Irigasi‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:51 WIB

‎Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir‎

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Berita Terbaru