Polisi Ungkap Meninggalnya Asisten Rumah Tangga di Tangerang, Empat Orang Ditahan

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Kapolresta Tangerang bersama RSUD Kabupaten Tangerang. (ist)

Konferensi Pers Kapolresta Tangerang bersama RSUD Kabupaten Tangerang. (ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya asisten rumah tangga berinisial CC (16) yang melompat dari atap rumah bertingkat milik majikannya di Cimone Permai, Karawaci, Kota Tangerang.

Korban, yang berusia 16 tahun, meninggal dunia setelah dirawat selama delapan hari di ruang ICU RSUD Kabupaten Tangerang. Tim penyidik, dengan dukungan dari PJ Walikota Tangerang, telah bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus ini.

Baca Juga :  Ajak Warga Kelola Sampah, Wali Kota Tangerang Hadir Maulid Akbar

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, menyatakan bahwa keempat tersangka, yang berinisial J, K, H, dan L, memiliki peran yang signifikan dalam kejadian tragis tersebut. “Berdasarkan penyelidikan kami, tersangka J bertindak sebagai penyalur dan terlibat dalam pemalsuan dokumen identitas korban. KTP korban yang seharusnya mencantumkan usianya yang sesungguhnya, yaitu 16 tahun, diubah menjadi 21 tahun,” ungkap Kombes Zain.

Lebih lanjut, Kombes Zain menjelaskan bahwa tersangka K berperan dalam proses pembuatan KTP palsu dengan bantuan H, yang ditangkap baru-baru ini di Jakarta Pusat. H, yang juga dikenal sebagai RT atau “babeh”, diketahui memiliki peralatan untuk pembuatan KTP palsu dan mengaku telah membuat sebanyak 20 KTP atas permintaan tersangka K.

Sementara itu, tersangka L, yang merupakan majikan korban, diduga kuat telah melakukan kekerasan fisik dan psikis terhadap korban. “Kami menduga kekerasan yang dialami korban menyebabkan dia merasa sangat tertekan dan akhirnya memutuskan untuk melompat dari lantai tiga rumah majikannya,” tambah Kapolres.

Baca Juga :  Puluhan Rumah Hancur, 4 Orang Meninggal, Bupati Langsung Tinjau Bencana Longsor di Humbang Hasundutan

Keempat tersangka kini dijerat dengan berbagai pasal, termasuk perdagangan orang, pelanggaran terhadap UU Perlindungan Anak, penghapusan KDRT, serta pelanggaran ketenagakerjaan dan pemalsuan dokumen. Mereka menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.(wld)

Berita Terkait

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar
Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi
Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar
Di Tengah Tantangan Ekonomi, Pemkot Tangerang Bayarkan Jaminan Sosial bagi 22.865 Pekerja Rentan
Wujudkan Pelayanan Prima, Maryono Dorong ASN Jadi Komunikator yang Efektif
MoU BUMD dan Kejari, Sachrudin: Upaya Peningkatan Tata Kelola dan Pelayanan  
Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka
Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:42 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:58 WIB

Sachrudin Apresiasi Media Hadirkan Ruang Kompetisi Positif bagi Pelajar

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Tantangan Ekonomi, Pemkot Tangerang Bayarkan Jaminan Sosial bagi 22.865 Pekerja Rentan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:23 WIB

Wujudkan Pelayanan Prima, Maryono Dorong ASN Jadi Komunikator yang Efektif

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:02 WIB

MoU BUMD dan Kejari, Sachrudin: Upaya Peningkatan Tata Kelola dan Pelayanan  

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Warga Tangerang Diterima Kerja di Jepang, Sachrudin: SDM Kota Tangerang Makin Dilirik Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Taput Tinjau Pengembangan dan Penataan Kawasan Kota

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:14 WIB