DPW GEMA MA Banten Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Dikisruh PSN-PIK2

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN, Poskotanews.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA MA) Provinsi Banten, apt.Irwandi Suherman, menyatakan sikap tegas atas penolakan proyek reklamasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) dan meminta Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan atas kisruh PSN PIK2. Hal tersebut disampaikan apt.Irwandi dalam press releasenya kepada wartawan, Selasa (14/01/2025).

“Jangan menunggu ada pertumpahan darah terjadi dulu baru bertindak, karena proyek PIK2 berkedok PSN ini kedepan berpotensi menjadi konflik antar etnis berkepanjangan,” kata apt.Irwandi.

Sudah jelas kata apt.Irwandi, bahwa PSN PIK2 ini bukan saja mengancam kedaulatan negara, terutama di wilayah Banten. Tapi ini adalah bentuk kolonialisme gaya baru, PSN ini jelas menjadi akal akalan dan topeng untuk menjarah dan mengusir warga masyarakat Tangerang Utara, secara besar-besaran dari tanah kelahirannya sendiri,
Seperti contoh kongkrit nya negara tetangga kita Singapura.

Baca Juga :  SMSI Gaungkan Suara Media Daerah pada World Press Freedom Day 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  ‎Bupati Taput Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang‎

“Perlu kita ketahui bersama bahwa proyek ini (PSN-PIK2-red) dari awal memang sudah bermasalah, mulai dari pembebasan lahan hingga beralih status di backup pemerintah menjadi PSN, patut diduga ini ada kongkalingkong imbal balik strategis antara oligarkhi dengan pemerintahan saat itu,” beber apt.Irwandi.

“Yang jelas, proyek PIK 2 ini banyak mudharat-nya, selain berdampak secara langsung kepada masyarakat sekitar, dan secara luas provinsi Banten, PIK2 juga sudah jelas akan merusak ekosistem laut” jelas apt.Irwandi.

“Kami sebagai Generasi Muda Mathla’ul Anwar dan rakyat Indonesia, khususnya sebagai sebagai warga Banten, menyerukan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo untuk segera mengevaluasi segera hentikan PSN PIK2 yang sangat merugikan rakyat”, tutup apt.Irwandi.

(Jeri Erlangga)

Berita Terkait

DAJ Law Firm Dibawah Naungan Eks KASAL Tedjo Edhy Purdjiatno Optimis KUHP dan KUHAP Baru Merupakan Kepastian Hukum Positif
Didirikan Mantan Polri, PATI Wadah Advokasi Resmi Mendeklarasikan Diri
Dinas yang menjadi “Calo” Anggaran, Pengamat: “Itu Sudah Bukan Rahasia Umum”
Sinergi Nasional Dorong RM Margono Raih Gelar Pahlawan
Presiden Prabowo Subianto Diminta Kaji Ulang Pemberian KPKRL ijin Reklamasi Laut Di Kabupaten Serang
Ini Merawat Alat Musik Gambang Kromong Tradisional
Usai Ditetapkan, Budi Rustandi Gerak Cepat Bertemu Wamensos RI Bicarakan Kemiskinan di Kota Serang
Asep Jatnika Sutrisno Jabat Ketua DPD HKTI Provinsi Banten Periode 2025-2030
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:37 WIB

DAJ Law Firm Dibawah Naungan Eks KASAL Tedjo Edhy Purdjiatno Optimis KUHP dan KUHAP Baru Merupakan Kepastian Hukum Positif

Minggu, 14 September 2025 - 00:20 WIB

Didirikan Mantan Polri, PATI Wadah Advokasi Resmi Mendeklarasikan Diri

Senin, 24 Februari 2025 - 12:08 WIB

Dinas yang menjadi “Calo” Anggaran, Pengamat: “Itu Sudah Bukan Rahasia Umum”

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:04 WIB

Sinergi Nasional Dorong RM Margono Raih Gelar Pahlawan

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:09 WIB

Presiden Prabowo Subianto Diminta Kaji Ulang Pemberian KPKRL ijin Reklamasi Laut Di Kabupaten Serang

Senin, 3 Februari 2025 - 17:01 WIB

Ini Merawat Alat Musik Gambang Kromong Tradisional

Jumat, 17 Januari 2025 - 06:40 WIB

DPW GEMA MA Banten Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Dikisruh PSN-PIK2

Jumat, 17 Januari 2025 - 06:15 WIB

Usai Ditetapkan, Budi Rustandi Gerak Cepat Bertemu Wamensos RI Bicarakan Kemiskinan di Kota Serang

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB