BEKASI, Poskotanews.co.id– Dunia pendidikan adalah pondasi kuat dalam menciptakan sumber daya manusia yang maju dan berakhlak serta mampu bersaing dalam dunia global. Untuk itu negara mengalokasikan anggaran 20 % dari APBN bahkan APBD dari provinsi hingga kabupaten.
Terkait berbagai hal wartawan poskotanews.co.id berusaha mendatangi beberapa sekolah yang dan kali ini SDN.03 Tridaya Sakti Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Diketahui kepala Sekolah jabat oleh Dede Rohidah SPd yang juga menjadi Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Wilayah Kecamatan Tambun Selatan yang diharapkan lebih terbuka transparan dan mampu membangun sumber daya manusia melalui organisasi yang dipimpinnya.
Pada Jumat, 06/02/2026 wartawan mendatangi sekolah ini mengkonfirmasi terkait pengelolaan dana BOS dan adannya pengumpulan dana melalui PGRI Kecamatan Tambun Selatan untuk disalurkan korban bencana alam di wilayah Kabupaten Bekasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui staf TU Maimun dan mengisi buku tamu wartawan menyampaikan permohonan informasi dan kembali pada Senin,09/02/2026 kembali mendatangi sekolah ini pada pukul 09.00 namun kepala sekolah Dede Rohidah tidak ada melalui staf TU Dedi.
Sangat disayangkan wartawan hanya membutuhkan informasi terkait dua hal diatas namun tidak ada niat untuk mengklarifikasi ini menjadi bukti preseden buruk terkait transparansi informasi publik serta pengangkangan terhadap UU Pers No.40 th 2026 yang pada hari ini diperingati sebagai Hari Pers Nasional yang diselenggarakan di Tangerang Provinsi Banten.
Perlu di ketahui sekolah ini pada periode tahap pertama 2025 menerima dana
BOS Pusat Sebesar Rp.290.570.000 dengan murid sebanyak 593 orang yang dalam laporannya mengalokasikan pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp.42.125.000 dan pada tahap 2 Rp.290.015.900 dimana ada alokasi dana pengembangan perpustakaan sebesar Rp.27.644.600 sementara langganan data naik menjadi Rp.854.300 dan kembali pemeliharaan sarana dan prasarana naik menjadi Rp.145.141.00 namun sampai saat ini tidak mendapat informasi dari Kepala Sekolah Dede Rohidah.
Dari pantauan poskotanews.co.id disekolah ini bahwa bangunan sebagian baru namun lapangan banjir dan pagar ke lingkungan sekolah hanya bambu walaupun diakui sekolah ini tampak asri di sebagian lokasi.
Sementara itu ketika dikonfirmasi melalui pesan telefon Ketua DPW Perkumpulan Indonesia Tranparansi Publik Johan S pada Senin, 09/02/2026 menyatakan ini “menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan karena banyak oknum kepala sekolah tidak mampu secara managerial dan pengelolaan dana bos namun diangkat kepala sekolah disisi lain banyak oknum kepala sekolah menjadi merasa takut mempertanggungjawabkan tugasnya dan tidak menemui pihak pihak yang menjadi sosial kontrol namun banyak juga oknum kepala sekolah memberikan upeti kepada oknum wartawan dan LSM yang kritis” tegasnya.
Sampai berita ini di release Kepala Sekolah SDN .03 Tridaya Sakti Dede Rohidah belum memberikan informasi dan bungkam membuktikan bahwa Tranparansi dan akuntabel serta bertanggungjawab tidak menjadi penting bagi kepala sekolah yang sekaligus ketua PGRI Kecamatan Tambun Selatan ini.
Perlu diketahui dari berbagai informasi Ketua PGRI Tambun Selatan menginstruksikan agar anggota menyumbang sebagai donasi untuk korban bencana alam diwikayah kabupaten Bekasi namun terkait ini juga masih belum memberikan informasi dan tetap bungkam.
Patupa Pakpahan















