Klarifikasi PT Halimun Rimba Lestari: Tidak Ada Pembalakan, Hanya Perapihan Zona Ekowisata Sukamantri

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Poskotanews.co.id – PT Halimun Rimba Lestari (HRL), selaku pengelola Bumi Perkemahan Sukamantri yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), memberikan klarifikasi terkait isu pembalakan liar yang mencuat di masyarakat. Dalam pernyataan resminya kepada awak media, pada Rabu (23/4/2025) Yudhatama (Kang Yudha) selaku Manajer Operasional menegaskan bahwa aktivitas yang dilakukan di lapangan itu murni perapihan, bukan penebangan pohon secara masif.

“Kami hanya melakukan pemotongan kecil pada batang pohon tumbang atau tanaman invasif seperti kaliandra. Itu pun dilakukan secara manual tanpa alat berat karena peraturan dari balai tidak mengizinkan alat berat masuk kawasan konservasi,” ujar kang Yudha di hadapan awak media.

Baca Juga :  Terima SK, Sah..! Iman Jabat Ketua PWI Pandeglang

Ia menambahkan bahwa HRL telah mengantongi izin PBSWA resmi sejak 30 September 2024 yang dikeluarkan langsung oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memanfaatkan zona blok sarana dan pariwisata seluas 46 hektar di area Sukamantri, dengan ketentuan hanya 10% atau sekitar 4,6 hektar lahan yang boleh dibangun untuk sarana dan prasarana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap langkah kami selalu dikomunikasikan dengan Balai TNGHS dan didampingi langsung di lapangan. Kegiatan kami juga melibatkan masyarakat desa sekitar, hingga ratusan orang turut diberdayakan dalam proses perapihan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Provinsi Banten Mengadakan Harvetnas 2024 Dan Ramah Tamah Bersama LVRI,PIVERI, PPM Banten

Kang Yudha menepis tudingan bahwa pihaknya melakukan pembalakan liar. Ia menyebut bahwa belum ada satu pohon pun yang ditebang secara legal sesuai izin, meski secara aturan HRL diizinkan melakukan penebangan pohon yang mengganggu pembangunan, dengan kewajiban mengganti 100 bibit tanaman asli hutan yang ada di area.

“Yang kami lakukan adalah identifikasi pohon rawan tumbang dan pohon mati. Bahkan untuk batang pohon tumbang pun hingga kini masih kami potong-potong manual untuk diangkut, karena tak boleh dibawa keluar kawasan,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, HRL berencana membuka area camping untuk komunitas dan grup coorporate sebagai bagian awal dari pengembangan wisata. Peluncuran penuh yang awalnya ditargetkan pada Juni 2025 mengalami keterlambatan karena keterbatasan akses alat berat.

Baca Juga :  Jelang Hakordia, Polri perkuat komitmen Pegawai Pajak Agar Tidak Korupsi

“Kegiatan yang akan dibuka adalah camping grouping tanpa struktur permanen, dan meminimalisasi betonisasi. Kami berkomitmen menjaga bentang alam dan kontur tanah tetap asli,” jelas kang Yudha. Ia juga menyebutkan akan ada penambahan wahana edukatif dan tenan makanan berbasis ekowisata.

Sebagai penutup, HRL mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menilai. “Kami terbuka untuk masukan, dan kami harap masyarakat bisa datang langsung ke lokasi sebelum menyimpulkan. Mari kita sama-sama dukung pengembangan ini untuk memberdayakan masyarakat lokal dan menjaga kelestarian kawasan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Tri Waluyo Serahkan Ambulans ke Yayasan Yatim At Taufiqul Mubarok Muara Angke
Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu
Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang
Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat
Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi
Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa
Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:58 WIB

Harmoni Iman dan Adat: TMC Menyala Turut Diundang, Pernikahan Gulo–Waruwu Semarakkan Nias Barat

Jumat, 17 April 2026 - 13:55 WIB

Gubernur Pramono: Pulihkan Ekosistem Perairan Jakarta Dari Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 17:02 WIB

Sambut Hari Kartini, Srikandi Sudin SDA Dampingi PJLP Bersihkan Saluran di Kebun Bawang

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WIB

Prioritaskan Pelayanan Publik, Kantor Imigrasi Bekasi Tetap Beroperasi Penuh Setiap Hari Jumat

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Diduga Salah Gunakan Izin Tinggal, 78 Warga Negara Asing di Cikarang Diamankan Imigrasi Bekasi

Jumat, 10 April 2026 - 16:37 WIB

Tutup Pelatihan, Wakil Wali Kota Tangerang Ajak Guru Maksimalkan Potensi dan Bakat Siswa

Jumat, 10 April 2026 - 13:10 WIB

Pesan Kuat KH Agus Muslim Jelang Halal Bihalal PWNU: Satukan Nahdliyin, Bangun NU Jakarta!

Jumat, 10 April 2026 - 13:02 WIB

‎Pimpin Senam Bersama ASN, Bupati Taput Tekankan disiplin ASN dan Optimalisasi Aset

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB