SILANGIT SUMUT, Poskotanews.co.id– Puskesmas Silangit, Kecamatan Siborongborong kampanye dan sosialisasi Bebas Tuberkolosis Paru (TB Paru) bagi ratusan siswa/siswi SO – LPK Mori Silangit di Jl Bandara Silangit Desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara. Senin (10/11/2025).
Kampanye dan sosialisasi bebas TB-Paru dipimpin langsung Kepala UPT Puskesmas Silangit, Rianita Sinurat didampingi penanggungjawab program beserta tenaga kesehatan Puskesmas.
“Maksud kedatangan kami ke LPK Mori adalah untuk mengkampanyekan program pemerintah dalam rangka mensukseskan bebas TB Paru pada tahun 2030,” kata Rianita Sinurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbarengan dengan dengan kampanye bebas TB Paru, tenaga kesehatan Puskesmas Silangit juga melakukan skrining terhadap siswa/siswi, berupa pemeriksaan awal untuk mendeteksi infeksi TB.
“Skrining ini penting untuk penemuan kasus sejak dini guna memutus penularan dan meningkatkan peluang kesembuhan,” kata Rianita.
Lanjut Rianta Sinurat, sosialisasi juga bertujuan untuk memberikan penyuluhan pencegahan penyakit TB dan meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya penyakit TB.
Rianta menyebut, upaya pencegahan juga berperan aktif dengan pola pendampingan, minum obat untuk mengawasi pasien agar minum obat secara teratur.
“Antusias ratusan pelajar didukung manajemen SO – LPK Mori Silangit mengikuti sosialisasi hari ini sangat kita apresiasi. Momentum ini sangat mendukung program pemerintah pusat bebas TB Paru tahun 2030,” ujarnya.
Direktur Utama PT Aori Moki Indonesia yang menaungi SO – LPK Mori Silangit, Rijen Alam Sinurat, menyambut baik upaya pemerintah menggelar sosialisasi pencegahan penyakit menular di lembaga yang dia pimpin.
“Kami selalu siap berkolaborasi dan mensukseskan program pemerintah. Khusus kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit menular TB paru hari ini, kami sangat terbuka karena kesehatan jasmani merupakan prioritas utama bagi anak didik SO – LPK Mori Silangit untuk bisa diterima bekerja di Jepang,” tutupnya.















