Saat Wartawan Tanya Jawab Terkait Jual Beli LKS, UPT Dinas Pendidikan SDN Mauk Meninggalkan Lokasi

Selasa, 4 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Poskotonews.co.id –
Sejumlah Jurnalis mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) SDN Wilayah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, untuk meminta tanggapan terkait adanya kebijakan salah satu sekolah, SDN 1 Mauk, yang diduga mengarahkan wali murid untuk membeli buku LKS di Toko Reformasi, Senin (03/02/2025).

Kebijakan ini diduga bertentangan dengan aturan yang berlaku, yaitu surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Kedatangan Jurnalis bertujuan untuk mengonfirmasi langkah-langkah serta tanggapan yang telah diambil oleh pihak UPT.

Jurnalis Saat tiba di kantor UPT, bertemu dengan Haji Dani Furqon. Dengan nada yang terkesan kurang berkenan, ia langsung bertanya, “Ada apa?” sebelum jurnalis sempat memperkenalkan diri atau mengucapkan salam.

Jurnalis pun menanggapi, “Kok langsung bertanya ada apa, Pak? Seharusnya menanyakan kami dari mana dan dengan siapa.” Jurnalis kemudian diarahkan untuk duduk di bagian luar, bukan di ruangan Kepala UPT.

Dalam perbincangan, Furqon menyatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti persoalan yang ada di lingkungan sekolah, dan kepala sekolah terkait juga telah dipanggil oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Operasi Ketupat 2025 di Kota Wisata Batu

“Kepala sekolah sudah dipanggil langsung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten,” ujar Furqon.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai siapa yang menangani hal tersebut, H. Dani Furqon menyebut nama Ibu Lili sebagai pihak yang biasanya melakukan eksekusi atau memberikan sanksi. Namun, ia mengaku tidak mengetahui hasil dari pemanggilan tersebut.

Di tengah sesi wawancara, Kepala UPT tiba-tiba dipanggil oleh rekannya dan menuju ke parkiran kantor. Para wartawan menunggu selama satu jam, namun tanpa pemberitahuan lebih lanjut, Kepala UPT justru meninggalkan kantor tanpa berpamitan kepada awak media. Salah satu penjaga kantor UPT menginformasikan bahwa Kepala UPT pergi dengan alasan ada urusan mendesak.

Baca Juga :  Polsek Metro Pademangan Ungkap Kasus Pencurian Motor

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak UPT maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait tindak lanjut permasalahan yang sedang dibahas.

(Aris)

Berita Terkait

Polres Metro Jakarta Utara Amankan 26 Tersangka
Lagi..! Polres Taput Kembali Ungkap Pengiriman Narkoba, 2 Pelaku Berhasil Diamankan
Polres Metro Jakut Bongkar Peredaran Obat Keras Ribuan Butir Disita,14 Pelaku di Tangkap
Ditpolairud Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengedar Obat Keras Tanpa Ijin di Muara Angke
Polda Metro Jaya Release Pengungkapan Kasus Narkotika di Wilayahnya
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Ribuan Butir Disita di Penjaringan
Penyelesaian Kasus Melalui Jalur Kekeluargaan di Polsek Sirombu
Polsek Metro Pademangan Ungkap Kasus Pencurian Motor
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:20 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Amankan 26 Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WIB

Lagi..! Polres Taput Kembali Ungkap Pengiriman Narkoba, 2 Pelaku Berhasil Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 13:07 WIB

Polres Metro Jakut Bongkar Peredaran Obat Keras Ribuan Butir Disita,14 Pelaku di Tangkap

Kamis, 9 April 2026 - 12:30 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengedar Obat Keras Tanpa Ijin di Muara Angke

Rabu, 8 April 2026 - 18:53 WIB

Polda Metro Jaya Release Pengungkapan Kasus Narkotika di Wilayahnya

Rabu, 8 April 2026 - 15:50 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Ribuan Butir Disita di Penjaringan

Selasa, 7 April 2026 - 14:53 WIB

Penyelesaian Kasus Melalui Jalur Kekeluargaan di Polsek Sirombu

Jumat, 3 April 2026 - 10:58 WIB

Polsek Metro Pademangan Ungkap Kasus Pencurian Motor

Berita Terbaru