TANGERANG, Poskotanews.co.id – Home Industri Pan Support Tatakan Kompor Tidak ada papan nama PT atau CV, menampung dan membuang Cairan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), berlokasi di Kampung Korelet RT. 12 RW. 03 Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Home Industri Pan Support Tatakan Kompor dengan sengaja membuang dan menimbun cairan limbah B3 langsung ke tanah serta membuang ke danau. Mendapat laporan dari salah satu warga yang berinisial DN, Wartawan Poskotanews.co.id meninjau ke lokasi.

Seorang Wanita yang tidak mau di sebutkan namanya, menemui wartawan dan mengaku adik dari sang pemilik yaitu Tomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wanita tersebut mengatakan kepada wartawan, kegiatan tersebut sudah sejak lama di lakukan tanpa ada komplain dari warga bahkan Kepala Desa mengetahui.
“Saya adiknya pemilik, yang punya kakak saya pak Tomi, bukan saya yang mengelolah, orangnya lagi gak ada,” ujar adik pemilik pada wartawan pada hari Sabtu (01/02/2025).

Hasil temuan wartawan di lapangan adanya pencemaran lingkungan dengan membuang cairan kimia sisa dari produksi ke solokan, lalu menampungnya di dalam kolam tanah serta membuangnya ke danau yang ada di belakang perusahan. Tidak hanya itu, home industri tersebut mengabaikan keselamatan para pekerja, yang tidak diberikan safety firs kepada pekerja.
Ditempat terpisah di kantor Desa Ranca Iyuh pada hari Selasa (04/02/2025) Kepala Desa Rancaiyuh Suherman menerangkan, bahwa beliau tidak pernah memberikan izin ke pengusaha yang telah melakukan pencemaran lingkungan.
“Saya kalau kaitannya dengan limbah tidak bela juga, silakan mau di beritakan atau di acak-acak, kalau kaitan dengan perusahan nya saya bela karena perusahan nya ada di wilayah saya,” ujar Kades Suherman.

Pada saat di tanya wartawan, Kepala Desa tidak tahu legalitas Home Industri Pan Support Tatakan Kompor tersebut
“Waktu itu ijinnya saya lupa, rasanya PT apa CV bapak lupa sih , yah mungkin bisa saja CV. Korelet, dengan adanya laporan seperti ini dari rekan LSM apa dari Media benar atau tidak saya akan ke perusahan nya ini sore juga.
Dengan tayangnya berita ini, dari Kepala Desa Ranca Iyuh Suherman, yang janji akan memberitahukan kepada wartawan Poskotanews.co.id kejelasan legalitas perusahan tersebut belum disampaikan.
(Team)















