SIBORONGBORONG SUMUT, Poskotanews.co.id– Dugaan penganiayaan yang dilakukan Sadarmen Sirait di gudang Indomaret pada minggu 06 april 2025 yang lalu atas nama Rogando Jerry (RJ) Silitonga, (26) pegawai Indomaret di Jl. Sisingamangaraja, Pasar Siborongborong telah melaporkan SS ke Polsek Siborongborong.
Berdasarkan Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/29/IV/2025/SPKT POLSEK SIBORONGBORONG/POLRES TAPANULI UTARA/POLDA SUMATRA UTARA.
Kapolsek Siborongborong AKP. S Purba membenarkan laporan sudah diterima di Polsek pada minggu (06/04/2025). Dan sedang menunggu proses berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar kita sudah menerima laporan di Polsek, dan itu akan ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku” tegas Kapolsek, selasa (08/04/2025).

Rogando Jerry Silitonga menerangkan, pada hari minggu tanggal 06/04/2025, dia dijemput kerumah sama kepala toko atas nama IS untuk mempertanyakan uang hasil setoran barang dan membujuk RJ untuk menjumpai atasan atas nama inisial SS ke gudang (Indomaret).
SS sebagai supervisor di Indomaret menuduh bahwa RJ sebagai pencuri. SS kembali mempertanyakan uang setoran barang dan RJ mengakui bahwa uang setoran sudah habis tapi akan menggantikan nya dan akan memberikan jaminan Ijazah dan surat nikah.
“Saya sudah mengakui bahwa uang tersebut sudah habis, tapi atasan saya (SS) mendorong saya di gudang dan langsung mencekik dan memiting leher saya sampai sesak nafas dan mengancam akan membunuh. IS memegang tangan saya dari belakang dan AS mengunci pintu, mereka ada 5 orang di gudang” papar Rogando sambil memperagakan di cekik.
Lanjut RJ menerangkan, bahwa dia tidak terima SS langsung mencekik, kalau uang setoran habis sudah berjanji akan diganti.
Begitu juga disampaikan istri RJ, semenjak kejadian itu suaminya menjadi trauma.
“Kalau suami saya melihat orang yang tidak dikenal, suami saya takut dikirain mau memukuli nya, bahkan saya pun dilihat dia takut. Dan berharap pada pihak kepolisian supaya mereka diproses hukum” pintanya.
Terpisah, SS belum dapat di hubungi, IS saat di jumpai di Indomaret mengatakan tidak tau dengan kejadian itu.















