Air Banjir Terkontaminasi Oli di Kawasan Industri Olex Masuk Kepemukiman Warga

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Poskotanews.co.id – Banjir yang merendam kawasan industri Olex di Kampung Jambu RT 09/03, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, memicu kecemasan warga. Pasalnya, genangan banjir disebut bercampur oli dan mulai mengalir ke permukiman penduduk.

Seorang warga merekam kondisi genangan air yang terlihat mengilap dan berbau minyak. Dalam video tersebut, warga menyebut air banjir di kawasan industri Olex telah tercemar oli dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

“Air yang menggenang di kawasan Olex, Cisereh, ini sekarang penuh sama oli,” ujar seorang pria dalam video yang beredar di media sosial.

Dia menduga, cairan oli tersebut berasal dari salah satu aktivitas industri di kawasan tersebut. Warga khawatir, air tercemar itu tidak hanya merendam kawasan industri, tetapi juga telah masuk ke rumah-rumah warga.

“Ini berbahaya, sudah masuk ke rumah-rumah warga,” katanya.

Kawasan industri Olex diketahui menjadi salah satu titik banjir terparah, dengan ketinggian air dilaporkan berkisar antara 40 hingga 70 sentimeter. Dalam rekaman lain, terlihat sejumlah pekerja terjebak banjir dan kesulitan beraktivitas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik, membenarkan adanya banjir di lokasi tersebut. Kata dia, BPBD telah mengirimkan perahu karet untuk membantu proses evakuasi warga terdampak, terutama kelompok rentan.

Baca Juga :  Presiden RI: Transformasi Digital Harus Inklusif dan Berkeadlian

“Untuk warga yang terdampak banjir, kami sudah kirim perahu karet untuk membantu evakuasi, khususnya balita dan manula, serta bantuan logistik,” ujar Taufik.

Namun, terkait dugaan air banjir bercampur oli, Taufik menegaskan hal tersebut berada di luar kewenangan BPBD.

“Kalau terkait sungai bercampur oli itu mungkin ranahnya DLHK,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, mengatakan pihaknya akan menurunkan tim Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) untuk melakukan pengecekan di lapangan.

“Nanti akan segera kita cek. Tim PPLH akan turun ke lokasi,” kata Ujat saat dikonfirmasi.

Meski demikian, DLHK belum dapat memastikan asal-usul oli yang mencemari genangan banjir tersebut. Ujat mengaku belum bisa berspekulasi terkait dugaan keterlibatan salah satu perusahaan di kawasan industri Olex.

Baca Juga :  Ayah Affan: Tindak Yang Berbuat Aja, Tak Semua Polisi Harus Jadi Korban

“Saya sudah perintahkan pengawas untuk melakukan pengecekan ke lokasi, nanti setelah banjir surut,” ujarnya.

Kasus banjir bercampur oli ini menambah daftar kekhawatiran warga Cisereh—yang tidak hanya harus menghadapi genangan air—tetapi juga ancaman pencemaran lingkungan. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan transparan untuk memastikan sumber pencemaran serta menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat terdampak.

(Redaksi)

Berita Terkait

Ketua Gardu FBR G 0379 Tawon Permai Koja Memberikan Takjil Jepada Pengendara dan Warga
Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial
Warga Sunter Agung Digegerkan Temuan Mayat Pria Digorong-gorong
FTIA Menggelar Aksi Damai Bersama Aliansi Simpul Rembuk Pekerja Platform
Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman
BRI KC Serang Gelar Senam Pagi, Dukung Budaya Kerja Sehat untuk Tingkatkan Produktivitas
Fakta Baru Soal Fasum 82,5 M, Bencongan Memanas Diduga OPD Mandul Lahan 14 Hektar Diperebutkan
Polsek Cikande Bersama Tim Inafis Polres Serang Respon Cepat Evakuasi Mayat Tanpa Identitas
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:11 WIB

Ketua Gardu FBR G 0379 Tawon Permai Koja Memberikan Takjil Jepada Pengendara dan Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Napak Tilas di Lebak, Peserta HPN 2026 SMSI Teguhkan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:50 WIB

Warga Sunter Agung Digegerkan Temuan Mayat Pria Digorong-gorong

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:52 WIB

FTIA Menggelar Aksi Damai Bersama Aliansi Simpul Rembuk Pekerja Platform

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:31 WIB

Air Baku Terdampak Limbah, PDAM Tirta Benteng Pastikan Distribusi Aman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:44 WIB

Air Banjir Terkontaminasi Oli di Kawasan Industri Olex Masuk Kepemukiman Warga

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:41 WIB

BRI KC Serang Gelar Senam Pagi, Dukung Budaya Kerja Sehat untuk Tingkatkan Produktivitas

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:29 WIB

Fakta Baru Soal Fasum 82,5 M, Bencongan Memanas Diduga OPD Mandul Lahan 14 Hektar Diperebutkan

Berita Terbaru

Pendidikan

Sachrudin: Guru, Fondasi Utama Kemajuan Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 18:07 WIB

Duka

PPBNI DPAC dan DPRT Sekecamatan Cikupa Berduka

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:51 WIB