Aman Terkendali Permainan Pembuatan SIM Di Polrestro Bekasi Kota  Jalur Cepat Individu dan Kolektif

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Poskotanews.co.idBerita terkait maraknya percaloan di Satpas SIM Polrestro Bekasi Kota sudah menjadi perhatian bahkan salah satu media di Kota Bekasi menyebut agar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menindak tegas anggotanya bila terlibat segala bentuk percaloan .

Meski sistem sudah berbasis digital dan transparansi pelayanan terus ditingkatkan, praktik percaloan dan jasa kolektif Surat Izin Mengemudi (SIM) masih marak terjadi, membuat warga yang mengikuti prosedur resmi sering kali merasa dirugikan bahkan harus tetap melalui jasa orang dalam agar dapat menerima SIM C dan A khususnya permohonan baru.

Salah seorang warga yang juga Kabiro Salah Satu media online BT pada hari ini 04/08/2025 ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa dirinya harus datang kembali ke tiga ( 3 ) kalinya Senin Minggu depan untuk ujian teori karena tidak lulus namun sedikit curiga karena banyak peserta bisa langsung menerima SIM A atau SIM C barunnya yang diduga harus melalui orang dalam dengan memberikan uang tambahan. Dia menyatakan memang sengaja tidak memberitahukan bahwa dirinya seorang jurnalis agar mendapat informasi dan ilmu dalam pengurusan SIM dan ternyata harus melalui orang dalam agar cepat menerima SIM baru tegasnya.

Sementara itu Ketika wartawan poskotanews.co.id memasuki areal Satpas SIM Kota Bekasi , menemukan adanya dokumen untuk chec kesehatan berwarna kuning yang sudah dimiliki langsung diduga perantara ke dalam diduga sudah sistematis menjadi prioritas dengan harga yang sudah disepakati.

Dari pantauan media memang mulai dari areal parkir hingga pintu masuk Satpas SIM sudah banyak orang orang yang diduga perantara untuk mempermudah pemohon bertransaksi sebelum memasuki gedung SIM.

Seorang pemohon pada beberapa waktu lalu  melalui jasa berinisial KG terlihat telah memegang SIM A baru ketika dikonfirmasi kepada calo biaya ke dalam Rp.650.000 melalui salah seorang oknum dalam berarti pemohon bisa mencapai  Rp.750.000 keatas.

Baca Juga :  Joki Balap Liar Diringkus Tim Resmob Ditreskrimum Polda Banten

Kapolrestro Bekasi Kota KBP Wahyu Bintoro.SIK diduga merestui ” permainan ini” dan bahkan bisa juga mengendalikan karena tidak ada tanggapan dan tindakan nyata terkait informasi wartawan . Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto harus sesegera mungkin mengevaluasi kinerja bawahannya terutama terkait adanya informasi dan klarifikasi dari wartawan yang secara tegas Kapolri Jenderal Lystio Sigit menekankan perbaikan sistim informasi masyarakat dan wartawan.

Sementara itu  Plt Kasatlantas Polrestro Bekasi AKP Ischak  menyatakan  “ sudah ada paminal mengawasi anggotanya “ bila melakukan pelanggaran.

Sementara itu Ketua DPW Perkumpulan Indonesia Transparansi Publik Johan S pada Senin,2/6/2025 yang lalu   Ketika diminta tanggapannya terkait maraknnya percaloan di Polres Metro Bekasi Kota yang saat ini dipimpin KBP Kusumo Wahyu Bintoro SH SIK MH , menyatakan ” Memang Pelayanan SIM , Samsat sepertinya para jasa dan calo dipelihara untuk mengisi perbendaharaan para oknum polisi mulai dari tingkat bawah sampai atas walaupun sistem diperketat tetap saja marak tegasnya .

Untuk itu, perlunya evaluasi sistem dan pengetatan kerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki legalitas jangan menjadi  permainan para oknum polisi aktif yang berkolaborasi dengan para calo yang sudah teraviliasi .

Baca Juga :  Kesadaran Etikad Baik, Kejati Sumut Terima Pengembalian Uang Rp 150 Miliar Dari Penjualan Aset PTPN I

Selain itu Keterbukaan Informasi Publik dijaman sekarang ini harus tetap menjadi prioritas sehingga setiap  permohonan informasi dan klarifikasi direspon apalagi dijaman  informasi elektronik.

Perlu diketahui ketika wartawan mendatangi tempat praktek bagi pemohon SIM terlihat juga pemohon SIM C dan A yang mendatangi Satpas SIM Polrestro Bekasi Kota tidak sebanding dengan yang melaksanakan praktek ini membuktikan nyatannya permainan percaloan di Satpas SIM tersebut.

Patupa Pakpahan

Berita Terkait

Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan
Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete
Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan
Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi
Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka
21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri
Polres Metro Jakarta Utara Tangkep 8 Orang Terindikasi Penyalahgunaan Obat Terlarang Dalam Patroli KRYD
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:12 WIB

Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:02 WIB

Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:05 WIB

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:15 WIB

21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:33 WIB

Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri

Senin, 1 Juni 2026 - 13:37 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Tangkep 8 Orang Terindikasi Penyalahgunaan Obat Terlarang Dalam Patroli KRYD

Berita Terbaru

Daerah

Satpol PP Kelurahan Koja Melaksanakan Penertiban Bangli

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:18 WIB