Kasus Dugaan Kekerasan di Lingkup Pemerintahan, Ini Tanggapan Cak Ofi Ketum BKN

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Poskotanews.co.id – Presiden Prabowo kembali dibuat pusing oleh ulah anak buahnya. Setelah kasus Gus Miftah dengan penjual minuman, kini Menteri Satryo Soemantri tersandung isu demonstrasi di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek). Cak Ofi, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), bersikap tegas terhadap kasus ini.

Cak Ofi, Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN), meminta Presiden Prabowo segera memanggil dan menanyai kejujuran Menteri Satryo Soemantri terkait isu yang kini viral. Menteri tersebut diduga melakukan kekerasan berupa tamparan dan pemecatan sepihak terhadap anak buahnya di Mendikti Saintek.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Penggelapan 20 Ribu Kendaraan Jaringan Internasional bernilai 876 Milyard

Menurut Cak Ofi, isu yang berkembang ini sangat mengganggu tatanan demokrasi Indonesia. Apalagi, Presiden Prabowo saat ini sedang berupaya melakukan perubahan besar di berbagai sektor.

“Kepada korban yang merasa diperlakukan kasar, bahkan sampai ditampar, saya sarankan untuk melaporkan ke polisi dengan melampirkan visum. Jangan hanya melakukan demonstrasi tanpa bukti kuat,” ujar Cak Ofi.

Cak Ofi juga berharap Presiden Prabowo segera turun tangan agar isu ini tidak mengganggu program kerja pemerintahan yang telah dirancang bersama Menteri Satryo Soemantri.

Baca Juga :  Professional Penyidik Unit 2 Harda Krimum Polda Metro Jaya Dipertanyakan

“Siapa pun tidak kebal hukum. Semua warga negara harus memperoleh keadilan. Saya merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga NKRI tanpa keberpihakan,” tegas Cak Ofi.

(PR)

Berita Terkait

Penegakan Hukum terhadap Sabung Ayam, Wujud Perlindungan Masyarakat Nias Barat
Kapolsek Rawalumbu Polres Metro Bekasi Kota Kompol Akhmadi Bungkam Terkait Laporan Sopir Truk yang Dirampok
Polres Metro Jakarta Utara Amankan 26 Tersangka
Lagi..! Polres Taput Kembali Ungkap Pengiriman Narkoba, 2 Pelaku Berhasil Diamankan
Polres Metro Jakut Bongkar Peredaran Obat Keras Ribuan Butir Disita,14 Pelaku di Tangkap
Ditpolairud Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengedar Obat Keras Tanpa Ijin di Muara Angke
Polda Metro Jaya Release Pengungkapan Kasus Narkotika di Wilayahnya
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Ribuan Butir Disita di Penjaringan
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:53 WIB

Penegakan Hukum terhadap Sabung Ayam, Wujud Perlindungan Masyarakat Nias Barat

Jumat, 24 April 2026 - 18:49 WIB

Kapolsek Rawalumbu Polres Metro Bekasi Kota Kompol Akhmadi Bungkam Terkait Laporan Sopir Truk yang Dirampok

Rabu, 15 April 2026 - 16:20 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Amankan 26 Tersangka

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WIB

Lagi..! Polres Taput Kembali Ungkap Pengiriman Narkoba, 2 Pelaku Berhasil Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 13:07 WIB

Polres Metro Jakut Bongkar Peredaran Obat Keras Ribuan Butir Disita,14 Pelaku di Tangkap

Kamis, 9 April 2026 - 12:30 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengedar Obat Keras Tanpa Ijin di Muara Angke

Rabu, 8 April 2026 - 18:53 WIB

Polda Metro Jaya Release Pengungkapan Kasus Narkotika di Wilayahnya

Rabu, 8 April 2026 - 15:50 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal Ribuan Butir Disita di Penjaringan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Walikota Tangerang Pimpin Apel Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB