Ketua Dijegal Matel, Seluruh Anggota FORWATU Banten Geram

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Poskotanews.co.id – Ketua dan Bendahara Forum Warga Bersatu Banten, mendapatkan perbuatan tidak menyenangkan, dari oknum pihak ketiga Leasing (Matel). Matel yang berkeliaran di Bogor melakukan pemberhentian paksa Unit Avanza milik Riswanto Bendahara Forwatu Banten, Rabu (14/08/2024).

Diketahui sebelumnya Ketua dan Bendahara Forwatu Banten didampingi oleh Dua Warga Banten, yang meminta Forum untuk selesaikan Kasus yang menimpa Keluarga salah satu warga Banten, yang sedang mendapatkan musibah berat di daerah dermaga Kabupaten Bogor. Pasca sepulang melakukan advokasi di Universitas Pakuan Bogor, puluhan Matel mendatangi Rumah salah satu Warga Dermaga yang disana ada unsur Pimpinan Forwatu Banten.

“Saya sudah sampaikan, bahwa kaitan ini bisa selesaikan dengan cara yang dibenarkan oleh Undang-undang. Saya ketua FORUM WARGA BERSATU BANTEN, didalamnya ada kawan-kawan pimpinam ormas yang bergabung di Forwatu Banten sebagai keluarga besar. Saya minta Kawan Kawan mundur jangan buat gaduh di rumah warga kita jaga Kondusifitas. Soal uang rokok dan bensin Saya menjaga persekawanan akan bantu melalui Transfer,” ungkap Arwan saat menengahi Pemilik Unit (Riswanto) yang juga bendahara forum dengan perwakilan Matel yang mengaku Pengurus DPP BPPKB.

Se jam kemudian setelah bendahara umum Mentransfer uang sebagai bagian dari perkawanan mereka melakukan upaya pengumpulan massa dan memberhentikan paksa mobil yang dikendarai oleh Ketua dan Bendahara Forwatu di jalan Leweiliang.

“Ini ada apa lagi?? Jangan main Keroyokan begini, Saya minta tolong hargai kita sama sama dilapangan, penanganan fidusia tidak seperti ini!” tegas Arwan.

“Sudah begini saja masa kami puluhan hanya dikasih uang segitu, Ini kalau unit dibawa ke Adira bisa dapat 15 juta. Kami minta 5 Juta, kami lepaskan,,” ungkap pria yang berkepala botak yang setelah ditelusuri bernama Deni salah satu Matel.

Dengan keadaan emosi dan tidak merasa dihargai Ketua Forum mengupload video kejadian di wilayah Leuwiliang yang membuat seluruh pengurus FORWATU BANTEN merasa Geram.

Baca Juga :  Reformasi Besar PPDB 2024: SKTM Ditiadakan, Kartu Keluarga Wajib Berbarcode untuk Zonasi!

“Jika 2×24 Jam Anda tidak membuat pernyataan Maaf kepada Ketua Kami, Kami pastikan Bogor akan Kami datangi dan Kami minta Anda yang bawa bawa organsiasi BPPKB untuk dievaluasi, Saya juga Pengurus BPPKB, Ketum Arwan juga saya jadikan Penasehat tempat Kami minta saran,” ungkap Bang Wao sapaan pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPRT Jagabaya.

Ketua RELASI Asep Saprudin menyayangkan tindakan Para Oknum yang tidak menjaga sikap setelah unsur pimpinan di Forwatu memperkenalkan diri dan memperlihatkan logo FORWATU BANTEN di mobil Bendahara Forwatu Banten.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya, Penyidik Serta  Humas Bungkam Terkait Kasus "Kebuli Jordan" Preseden Buruk Slogan Presisi Polri

“Bukan soal uang, Ini soal MARWAH, heh rek dilunjak ku matel yang notabene pelaku tindak pidana karena dilarang dalam aturan. Lihat saja Kami akan buat perhitungan dengan mereka!,” Ancam Aresma.

Sementara itu Suparmin Wakil Ketua 1 Forwatu Banten Menyampaikan Kesiapannya untuk siap diperintahkan ke Bogor.

“Saya sudah kontak itu si Rudi dan si Deni, Rudi tidak mengakui kalau dia bagian dari matel. Forwatu Banten tidak pernah memiliki urusan dengan pihak leasing lebih kepada memberikan Kontribusi pemikiran namun sekarang dihadang di jalan, saya Sakit hati, ketua Saya dibegitukan, Sesuai arahan KAPOLRI tembak ditempat itu Matel,” tegas Suparmin.

(M. Haerudin)

Berita Terkait

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan
Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi
Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka
21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri
Polres Metro Jakarta Utara Tangkep 8 Orang Terindikasi Penyalahgunaan Obat Terlarang Dalam Patroli KRYD
Patroli Brimob PMJ Amankan 3 Remaja Diduga Hendak Balap Liar di Bekasi
Petugas Razia Gabungan di Bandara Soetta, Amankan Satu Motor Bodong
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:05 WIB

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:15 WIB

21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:33 WIB

Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri

Senin, 1 Juni 2026 - 13:37 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Tangkep 8 Orang Terindikasi Penyalahgunaan Obat Terlarang Dalam Patroli KRYD

Senin, 1 Juni 2026 - 13:25 WIB

Patroli Brimob PMJ Amankan 3 Remaja Diduga Hendak Balap Liar di Bekasi

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:49 WIB

Petugas Razia Gabungan di Bandara Soetta, Amankan Satu Motor Bodong

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Rabu, 24 Jun 2026 - 18:05 WIB