APIP Diminta Usut Dana Desa Amdasa Tahun 2021 – 2024

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALUKU, Poskotanews.co.id – Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Kabupaten Kepulauan Tanimbar diminta untuk mengusut dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Amdasa, Kecamatan Wertamrian Tahun Anggaran 2021 hingga 2024.

Desakan ini muncul setelah munculnya sorotan dari masyarakat setempat termasuk Media Poskotanews.co.id

Baca Juga :  LP Mandek, Korban Penipuan Uang Ratusan Juta Meminta Bantuan Hukum ke Dhipa Adista Justicia Law Firm

Warga menilai sejumlah anggaran yang dikelola di desa itu dinilai tidak transparan sehingga peruntukannya dicurigai tidak jelas diketahui.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggaran yang dimaksud antara lain program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2021, anggaran pertanian dan pasar desa tahun 2023, serta anggaran tahun 2024 yang hingga kini belum diketahui jelas penggunaannya.

Baca Juga :  Dugaan Pelecehan Seksual oleh Pedagang Buah Gemparkan Warga Komplek Taman Kirana Surya

Kita curiga penggunaan dana desa kami sengaja tidak transparan pengelolaanya, sehingga kami minta APIP mengusutnya,” kata sejumlah warga sekitar kepada Poskotanewd.co.id , jumat (09/05/2025).

Terpisah, Kepala Desa Amdasa berinisial B.B, belum memberi keterangan resmi dan susah ditemui terkesan menghindari wartawan.

Baca Juga :  Polri Menyelamatkan Anak Yang Dijual Ayahnya Untuk Foya-Foya

Namun demikian Kades diharapkan respek dan tanggap atas informasi terkait kusus penggunaan dana desa tersebut

Sebab anggaran ini adalah uang rakyat. Tidak bisa digunakan semena-mena untuk kepentingan pribadi. Harus ada pertanggungjawaban yang jelas,” ujar warga yang meminta jati dirinya dirahasiakan.

Simon. W

Berita Terkait

TNI-Polri Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Prajurit TNI AD, Tujuh Tersangka Diamankan
Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan
Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete
Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan
Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi
Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka
21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:35 WIB

TNI-Polri Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Prajurit TNI AD, Tujuh Tersangka Diamankan

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:12 WIB

Dugaan Tambang Pasir Ilegal di Lebak Dilaporkan ke Gakkum ESDM, Lokasi Dekat Situ Palayangan Dipertanyakan

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:02 WIB

Dugaan Kasus Korupsi Polisi Temukan Brankas Berisi Valas Saat Geledah Kafe di Cipete

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:05 WIB

Apes,,,Mobil Avanza Tabrakan Membawa Ganja 112 Paket Menuju Medan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

Tiang Internet Asal-Asalan di Cikupa Tuai Keluhan Warga, Diduga Langgar UU Telekomunikasi

Senin, 8 Juni 2026 - 18:16 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:15 WIB

21 Hari Operasi Antik Toba, Polres Taput Amankan 13 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:33 WIB

Otak Pembunuhan WNA Korea di Tambun Selatan Ternyata Mantan Istri

Berita Terbaru